Engkau sudah kekenyangan dengan makanan lain,
menu lain, perjamuan lain
Kala kau datang ke mejaku
Hingga antara sungkan dan tak mengerti
Kau pandangi saja segala masakan yang terhidang di meja makan
Sambil tak putus-putus bersendawa
Kau juga sentuh dengan enggan satu dua makanan
dan kau muntahkan lalu kau tertidur sambil mendengkur
tinggal aku termanggu sendiri bagai orang dungu
Waktu makan sudah lewat
Senja beringsut berangkat ke jantung malam
Nasi dingin, masakan dingin, berkesiur juga suara angin
Sayur basi, teh pun basi apalagi yang mesti ditangisi
Kala Matahari bersinar di cakrawala
Kau terbangun tiba-tiba
Memanggili segala orang
Mencicipi ini dan mencoba itu
Mencemooh ini dan memprotes itu
Lalu sebuah ceramah panjang
Tentang bagaimana mestinya masakan dihidangkan,
Juga cara indah menyusun menu para pemujamu
Mengangguk setuju
Tinggal aku termangu
Sendiri bagai orang dungu
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment